Fintech akan jadi sektor utama ekonomi digital RI ?! Simak selengkapnya disini!

Industri keuangan digital (financial technology/fintech) bisa menjadi sektor utama ekonomi digital  Indonesia. Perkiraan ini didasarkan pada banyak peluang dan tantangan yang  dihadapi industri saat ini.

“Dengan manfaat yang berbeda, produk dan layanan keuangan yang berbeda, Fintech berpotensi menjadi sektor utama ekonomi digital di masa depan,” kata Rudy Sarahudin, wakil koordinator Kementerian Koordinator Perekonomian.

Rudy memaparkan beberapa cara industri tekfin dapat memanfaatkan pemain. Pertama, transaksi investasi di industri fintech memiliki pangsa 22% setelah e-commerce, dan kedua, kumulatif pinjaman  fintech  pada September 2021 dikatakan mencapai Rp 28 juta, (meningkat) sebab Pendanaan FinTech mencapai $ 500 juta  tahun lalu.

“Peluang untuk mendapatkan banyak minat berinvestasi di sektor fintech juga berpeluang besar, dengan total pinjaman sebesar 425 juta hingga kuartal III 2021,” ujarnya.

Rudy mengatakan, meskipun demikian fintech juga memiliki banyak tantangan yang harus diatasi.  Misalnya literasi keuangan yang  rendah  sebesar 38,03 persen menjadi tantangan utama.
“Data ini menunjukkan adanya gap yang cukup tinggi antara inklusi dan literasi keuangan, yang berarti dari setiap 100 penduduk Indonesia ada 76 orang yang memiliki akses ke layanan keuangan formal, namun hanya 38 orang yang memiliki literasi keuangan,” jelasnya.

Oleh karena itu, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi pekerjaan rumah bersama yang perlu dilakukan antara pemerintah dan pelaku  fintech lokal.

 

Baca Juga  HARAP DICATAT!! BEI BOCORKAN BANYAK UNICORN MAU IPO DI TAHUN 2022-2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *